Internasional

UE merencanakan perombakan data untuk meningkatkan inovasi yang tumbuh di dalam negeri

UE merencanakan perombakan data untuk meningkatkan inovasi yang tumbuh di dalam negeri

[ad_1]

Brussels: Uni Eropa pada hari Rabu mengumumkan proposal untuk aturan yang mencakup transfer data berharga karena bertujuan untuk menciptakan pusat inovasi yang setara dengan AS dan China.

Dari otomotif hingga vaksin, akses ke data industri sangat penting bagi masa depan ekonomi global dan UE khawatir kurangnya kepercayaan di antara negara anggota akan menghambat pertumbuhan.

Brussels juga ingin melindungi bisnis Eropa dari supremasi AS dan China, negara adidaya global yang secara luas dianggap mendominasi ekonomi digital di Eropa.

Dan privasi data adalah masalah besar di Eropa, di mana serangkaian kasus pengadilan tingkat atas mengancam akan menutup akses raksasa teknologi AS ke UE.

Komisi Eropa, badan eksekutif UE, meluncurkan proposal untuk mengatasi hambatan tersebut dan memungkinkan data mengalir melintasi perbatasan dan membantu bisnis bersaing tanpa hambatan.

“Untuk memastikan bahwa data dapat beredar, kita perlu memiliki aturan, yang akan membangun kepercayaan dan keyakinan,” kata Thierry Breton, komisaris industri UE.

Aturan tersebut akan memudahkan perusahaan dan peneliti untuk bertukar data yang saat ini dibiarkan menganggur karena kekhawatiran akan privasi, kerahasiaan, atau hak kekayaan intelektual.

Di antara langkah-langkah lainnya, aturan tersebut akan mendorong layanan berbagi data yang dapat mengumpulkan dan mengatur data secara netral untuk meningkatkan kepercayaan dan pertukaran.

Persyaratan lain dapat memaksa data pribadi dianonimkan sebelum perusahaan diberi akses.

Selain itu, meskipun UE tidak akan meminta perusahaan asing untuk menyimpan data Eropa di Eropa, Brussel akan menuntut perlindungan hukum yang lebih kuat untuk data yang dikirim ke luar negeri dan memungkinkan enkripsi.

“Anda tidak harus membagikan semua data. Tetapi jika Anda melakukannya dan datanya sensitif, Anda harus dapat melakukannya dengan cara di mana data dapat dipercaya dan dilindungi,” kata wakil presiden eksekutif Uni Eropa Margrethe Vestager.

Para pejabat bersikeras bahwa langkah-langkah tersebut tidak bersifat proteksionis atau dimaksudkan untuk menghukum AS atau China, tetapi mereka hanya mengatur kondisi Eropa untuk menangani data bisnis dan penelitian.

“Ini akan sangat penting bagi kami, mungkin bukan untuk benua lain, tetapi bagi kami, untuk sepenuhnya mematuhi aturan WTO,” kata Breton.

Sebagai bagian dari rencana, UE juga akan berupaya merombak sistem paten Eropa untuk menghindari perselisihan hukum yang mahal yang menghalangi inovasi.


Dipublikasikan oleh : Result Sidney