Ekonomi

SBI: JBIC menandatangani perjanjian pinjaman senilai Rs 11.000 crore untuk mendukung Industri India

SBI: JBIC menandatangani perjanjian pinjaman senilai Rs 11.000 crore untuk mendukung Industri India


Bank Jepang untuk Kerjasama Internasional (JBIC) menandatangani perjanjian pinjaman dengan total sekitar Rs 11.000 crore dengan Bank Negara India (SBI) dan NTPC untuk mendukung sektor manufaktur dan energi terbarukan India, menurut sebuah pernyataan pada hari Rabu.

JBIC setuju untuk memberikan $ 1 miliar (sekitar Rs 7.400 crore) kepada SBI untuk mendanai bisnis manufaktur dan penjualan pemasok dan dealer produsen mobil Jepang serta untuk penyediaan pinjaman mobil untuk pembelian mobil Jepang di India, JBIC. kata.

Pemberi pinjaman Jepang juga menandatangani perjanjian untuk pembiayaan senilai JPY 50 miliar (sekitar Rs 3.500 crore) kepada perusahaan pembangkit listrik milik negara, NTPC untuk proyek pembangkit tenaga surya dan pemasangan peralatan lingkungan di India, kata pernyataan itu.

Dana untuk SBI akan sesuai dengan inisiatif Pemerintah Make in India dengan merangsang manufaktur dalam negeri sambil juga membantu respon pandemi Pusat untuk mendukung usaha mikro, kecil dan menengah, katanya.

Sementara pasar mobil India menempati peringkat kelima terbesar secara global pada tahun 2019, sebagian besar dari pasar itu dilayani oleh pabrikan Jepang, menjadikannya pasar yang signifikan untuk negara tersebut, kata JBIC.

“Pinjaman tersebut akan membantu mendorong aliran dana yang lancar untuk seluruh rangkaian operasi bisnis pabrikan mobil Jepang di India, dari produksi hingga penjualan, sehingga berfungsi untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing internasional industri Jepang,” katanya.

Dana tersebut datang setelah industri otomotif India pulih dari penurunan tajam dalam produksi dan penjualan selama lockdown untuk membukukan pertumbuhan 26,45% dalam penjualan kendaraan penumpang pada bulan September, menurut data dari Society of Indian Automobile Manufacturers.

Demikian pula, pembiayaan yang diberikan kepada NTPC akan membantu upaya pemerintah dalam mengembangkan proyek energi terbarukan dan mengurangi polusi udara dengan beralih dari pembangkit listrik tenaga batu bara, tambahnya.


Dipublikasikan oleh : https://totohk.co/