Small Biz

Masayoshi Son: India memberikan bea anti-dumping atas impor Fluoroelastomer dari Cina

Masayoshi Son: India memberikan bea anti-dumping atas impor Fluoroelastomer dari Cina


New Delhi: India telah memperpanjang bea anti-dumping atas impor Fluoroelastomer dari China sebulan hingga 27 November, Dewan Pusat Pajak dan Bea Cukai Tidak Langsung (CBIC) mengatakan dalam pemberitahuan yang dikeluarkan Selasa.

“Dalam melaksanakan kewenangan yang diberikan oleh sub-bagian (1) dan (5) dari bagian 9A dari Undang-Undang Tarif Bea Cukai, yang dibaca dengan aturan 18 dan 23 dari aturan tersebut, Pemerintah Pusat dengan ini membuat amandemen lebih lanjut berikut dalam pemberitahuan 6 Tahun 2019- Kepabeanan (ADD), tertanggal 28 Januari 2019… pada paragraf 3, untuk angka dan kata “27 Oktober 2020” maka diganti angka dan kata “27 November 2020”, ” kata pemberitahuan itu.

Dewan mengatakan, keputusan itu diambil setelah Direktorat Jenderal Pengawasan Perdagangan (DJP) meminta perpanjangan bea masuk antidumping atas barang yang berasal atau yang diekspor dari China. Pada Februari 2020, DJBC memprakarsai peninjauan apakah barang yang diimpor merugikan industri dalam negeri.

India pertama kali memberlakukan bea masuk pada Januari 2019, yang diperpanjang pada Juli tahun ini hingga 27 Oktober.

Dalam bahasa perdagangan internasional, dumping terjadi ketika suatu negara atau perusahaan mengekspor barang dengan harga lebih rendah dari harga produk tersebut di pasar domestik.

Pembuangan berdampak pada harga produk di negara pengimpor dan berdampak buruk pada margin dan keuntungan perusahaan manufaktur.

Menurut norma perdagangan global, suatu negara diizinkan untuk mengenakan tarif pada produk dumping tersebut untuk menyediakan lapangan bermain yang setara bagi produsen dalam negeri.

Kewajiban tersebut diberlakukan hanya setelah penyelidikan menyeluruh oleh badan kuasi-yudisial, seperti DGTR, di India.

Pengenaan bea antidumping diperbolehkan di bawah rezim Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). India dan Vietnam adalah anggota organisasi yang berbasis di Jenewa, yang menangani norma perdagangan global.

Tugas tersebut bertujuan untuk memastikan praktik perdagangan yang adil dan menciptakan lapangan bermain yang setara bagi produsen dalam negeri vis-a-vis produsen dan eksportir asing.


Dipublikasikan oleh : Hongkong Pools