Mantan CEO pusat pelatihan di Sarawak didenda karena penyalahgunaan kekuasaan


– Iklan –

KUCHING – Pensiunan Chief Executive Officer Pusat Pembangunan Kemahiran Sarawak (PPKS) Datuk Baharudin Abdullah telah didenda RM48.000 dalam default lima bulan penjara karena menyalahgunakan kekuasaannya sebanyak dua kali yang melibatkan pasokan powerbanks dan pendrives senilai RM90.000.

Baharudin mengaku bersalah atas dua dakwaan di hadapan Hakim Pengadilan Sesi Nixon Kennedy Kumbong yang memvonisnya berdasarkan Pasal 25 Undang-Undang Komisi Antikorupsi Malaysia 2009.

Terdakwa membayar denda.

Berdasarkan fakta singkat kasus tersebut, pada tahun 2014 ia selaku Dirut PPKS telah menyalahgunakan kekuasaannya dengan menunjuk Syarikat Kasturi Indah, yang ia minati, untuk mensuplai kedua barang tersebut ke PPKS, yang merupakan pusat pelatihan keterampilan, dan melaksanakannya. tanpa melalui prosedur yang tepat.

– Iklan –

Wakil Jaksa Penuntut Umum Nur Nisla Binti Abdul Latiff mengadili kasus tersebut. – Borneo Post

Kirimkan informasi Anda ke [email protected]

– Iklan –

Dipublikasikan oleh : https://totohk.co/