Majikan yang melakukan pelecehan yang menyebabkan pembantunya mencoba bunuh diri akan dipenjara


– Iklan –

Seorang majikan laki-laki yang melakukan pelecehan yang memaksa pekerja rumah tangga asingnya mencapai titik puncaknya dijatuhi hukuman 10 bulan dan 12 minggu penjara pada hari Kamis (7 Jan).

Menurut harian China, pria dan istrinya mempekerjakan seorang warga negara Myanmar berusia 30 tahun antara tahun 2014 dan 2017 untuk bekerja di rumah mereka di 676B Jurong West St 64. Menjelang akhir 2015, pria tersebut menjadi tidak puas dengan pekerjaan pembantu. kinerja dan mulai melecehkannya.

Pada tahun 2016, perselisihan tentang berapa suhu air yang harus digunakan untuk susu bubuk putranya menyebabkan pria tersebut menuangkan air panas mendidih ke pergelangan tangan kiri dan lengan korban. Korban mengalami luka bakar di pergelangan tangannya dan tidak bisa tidur atau mandi selama dua minggu karena luka-lukanya.

Terdakwa juga telah mengambil dan mengunci ponsel pembantu untuk mencegahnya melaporkannya. Korban mencari bantuan pembantu lain di blok HDB yang sama dan menggunakan teleponnya untuk menelepon ke rumah dan memberi tahu ibunya tentang pelecehan tersebut.

– Iklan –

Segalanya semakin memuncak pada 12 Juli 2017. Istri terdakwa meneleponnya dan mengeluh bahwa pembantunya telah mencuri susu bubuk. Pria itu pulang dengan marah dan diduga memukuli wajah dan lengan pembantu dengan gulungan koran, sambil berteriak sangat keras sehingga suaranya didengar oleh tetangga yang tinggal dua lantai di atas. Pengadilan mendengar bahwa pria itu juga melemparkan botol air ke korban.

Setelah istri pria itu memarahi korban sekali lagi keesokan paginya, korban mencoba bunuh diri dengan melompat dari lantai 9 blok HDB. Istri pria itu dan beberapa temannya berhasil membujuknya turun dan membawanya ke kantor polisi, di mana pelecehan itu terungkap.

Penuntut berargumen bahwa pria tersebut menggunakan rasa takut untuk mengeksploitasi pekerja dan bahwa dia dan istrinya melihat pekerja tersebut seperti “anak” yang dapat mereka hukum. Meski terdakwa mengaku tidak bersalah atas enam dakwaan yaitu sengaja menyakiti orang lain, dan tindakan ceroboh atau lalai yang membahayakan, hakim memvonisnya dan menjatuhkan hukuman penjara.

– Iklan –

Dipublikasikan oleh : Togel Singapore