Lingkungan

baobab raksasa: Watch Extinction: Raksasa sejati semak Afrika

baobab raksasa: Watch Extinction: Raksasa sejati semak Afrika


Simbol kehidupan di dataran Afrika, baobab raksasa termasuk dalam genus Adansonia, sekelompok pohon yang terdiri dari sembilan spesies berbeda.

Dari sembilan spesies, enam berasal dari Madagaskar, dua berasal dari daratan Afrika dan Semenanjung Arab, dan satu berasal dari Australia.

Pohon Baobab adalah raksasa sejati semak Afrika. Siluet khas mereka menjulang di atas semak belukar akasia, dengan cabang-cabang seperti Medusa menyebar secara acak di atas tubuh bulat.

Itu diperkenalkan pada zaman kuno ke Asia Selatan dan selama era kolonial ke Karibia. Umur baobab sangat panjang. Ada banyak spesimen yang berumur lebih dari 1.000 tahun. Satu di Afrika Selatan berumur sekitar 6.000 tahun.

Dikenal luas sebagai Pohon Kehidupan, satu pohon dapat menampung hingga 1.189 galon cairan yang berharga, sedangkan bagian tengah baobab tua yang berlubang juga menyediakan tempat berlindung yang berharga. Orang semak dulunya mengandalkan pepohonan sebagai sumber air ketika hujan turun.

Buah pohon adalah polong besar yang dikenal sebagai ‘roti monyet’ atau ‘krim buah tartar’ dan kaya akan vitamin C. Buah ini memiliki rasa yang agak asam, yang digambarkan sebagai ‘di antara jeruk bali, pir dan vanila’.

Pohon itu berperan dalam buku fiksi anak-anak Antoine De Saint-Exupéry, The Little Prince. Di sana, baobab dideskripsikan sebagai tumbuhan berbahaya yang harus disingkirkan dari tumbuhan yang baik, apalagi mereka mengatasi planet kecil dan bahkan menghancurkannya.


Dipublikasikan oleh : Pengeluaran Sidney