Pertahanan

Azerbaijan mengatakan 19 tewas, 60 luka-luka dalam serangan rudal Armenia di distrik Barda-nya

Azerbaijan mengatakan 19 tewas, 60 luka-luka dalam serangan rudal Armenia di distrik Barda-nya


BAKU: Azerbaijan mengatakan Rabu, serangan rudal Armenia di distrik Barda dekat garis depan Nagorno-Karabakh menewaskan 19 warga sipil, tetapi Yerevan membantah melakukan serangan.

Itu akan menjadi serangan paling mematikan yang dilaporkan terhadap warga sipil sejak pertempuran baru atas wilayah yang disengketakan itu terjadi sebulan lalu.

Ajudan presiden Azerbaijan Hikmet Hajiyev mengatakan pasukan Armenia telah menembakkan rudal Smerch ke Barda dan kantor jaksa penuntut mengatakan 19 warga sipil telah tewas dan 60 lainnya luka-luka.

Sebelumnya disebutkan jumlah kematian pada 14.

Juru bicara kementerian pertahanan Armenia Shushan Stepanyan membantah klaim tersebut.

“Pernyataan kementerian pertahanan Azerbaijan bahwa Angkatan Bersenjata Armenia diduga memukul kota Barda dengan Smerch tidak berdasar dan tidak benar,” katanya di Facebook.

Pada hari Selasa, empat warga sipil termasuk seorang balita dilaporkan tewas dalam serangan rudal Armenia di sebuah desa di Barda, tetapi Yerevan membantah melakukan serangan itu juga.

Lebih dari 100 warga sipil dari kedua belah pihak telah tewas sejak bentrokan baru meletus pada 27 September antara pasukan Azerbaijan dan Armenia dalam konflik selama puluhan tahun untuk menguasai Nagorno-Karabakh.

Kedua belah pihak saling menuduh gagal menghormati perjanjian gencatan senjata yang dimediasi oleh Rusia, Prancis, dan Amerika Serikat.


Dipublikasikan oleh : Togel Sidney